pada hari ini, pagi begitu terang, angin berhembus kencang, siang terang benderang. di tempat rehat mamang disiang hari disebuah masjid di dusun yang namanya cisapi,kurasakan kenikmatan semesta alam, disaat panas yang terik selepas shalat dhuhur ku duduk di teras masjid itu, ku baca al-quran 1,5 halaman seperti jadwal ku tiap hari (insyaallah) kupandang langit yang begitu biru terhampar, angin yang menerpa. badan yang terasa santai terasa begitu nikmat terasa apabila ku bandingkan apabila saat itu mamang berada di terik matahari, dipekatnya debu jalanan, tubuh yang terbakar, dahaga yang menyerang.perut yang keroncongan. Alahamdulillah.
teringat sebuah ayat qur'an yang menceritakan tentang perbincangan antara penghuni surga dan neraka, yang dimana mereka masing-masing membicarakan situasi yang berbeda dari yang dialaminya. bagi penghuni neraka mereka membayangkan air sungai yang jernih mengalir, angin yang berhembus yang menerpa pepohonan sekanan melambai-lambai, aneka buah-buahan, minuman yang segar menyegarkan, dan segala kenikmatannya. sementara penghuni surga saling berbicara mempertanyakan su fulan dan sianu yang masuk neraka.
bumi yang yang bergitu luas yang tidak semuanya kita jamah, langit yang entah dimana batasnya, malam yang selalu hadir disetiap harinya, dan siang yang selalu menyapa setelah habis malam-Nya. gunung yang menjadi pasak bagi bumi yang berdiri kokoh, bintang yang entah berapa jumlahnya, matahari yang sampai kapan habisnya. belum lagi semua yang melekat di diri kita. sebenarnya tidak sebanding dengan dzikir kita yang sering kita hadirkan dalam lisan,dalam hati, dan perbuatan kita. namun Allah yang Rohman dan yang Rohim adalah Tuhan Kita Semua.












0 komentar:
Posting Komentar