Setelah menentukan ceruk/niche, sekarang
saatnya untuk mulai membangun blog Anda. Jika anda seorang pemula banget.nget..nget.., tidak ada salahnya membuat blog
haratis..(gratis)seperti Blogger.com atau Wordpress.com. Diantara banyak
platform blog, kedua platform ini boleh dibilang yang paling populer dan
mudah digunakan. Hemat saya, jika Anda masih baru belajar membuat blog
untuk keperluan cari uang dari nge-blog,
menggunakan Blogger adalah pilihan yang lebih masuk akal dibanding
menggunakan Wordpress. Kenapa? Karena Wordpress (yang
gratis) tidak bisa diotak-atik untuk keperluan menghasilkan uang dari
blog. Sebaliknya, Blogger memiliki fitur-fitur monetisasi yang
siap-pakai untuk digunakan (termasuk Google Adsense).namun demikian apabila sudah mahir bener niih (tidak apal cangkem) lebih baik pak blog yang mandiri (domain dan hostingnya beli sendiri) biar kesannya Profesional, so yang mampir ke blog anda ber iman (read:percaya-yakin,hee..)kepada blog anda
Apa
itu artikel pilar? Secara sederhana dari kata pilar itu sendiri diartikan pondasi, yang namanya pondasikan tidak akan dirubah-rubah walau bangunan diatasnya di gunta-ganti, dan malahan bangunan yang dibangun diatasnya cenderung mengikuti pondasinya. artikel pilar adalah sebuah
artikel, biasanya panjang dan terstruktur, yang berisi informasi
berharga atau rujukan utama yang sangat bermanfaat, yang dipublikasikan
di blog. Sebuah artikel pilar seringkali tidak terikat waktu dan akan
selalu dibaca oleh mereka yang membutuhkannya. Selain itu, artikel pilar
juga memiliki peranan penting untuk membangun otoritas dan menarik
traffic pengunjung ke blog Anda. Jika Anda ingin serius menekuni
aktivitas blogging for money, hemat saya, setidaknya Anda harus menulis minimal 5-10 artikel pilar di blog Anda.
Apa saja jenis artikel pilar yang bisa Anda tulis?
1. Tips dan Trik -- apa tips-tips dan trik yang bisa Anda berikan untuk membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi pengunjung blog Anda?
2. Panduan Tutorial -- langkah demi langkah panduan praktis bagaimana melakukan sesuatu akan sangat bermanfaat bagi para pengunjung blog Anda.
3. Tanya dan Jawab -- pertanyaan apa saja yang bisa Anda jawab untuk membantu pengunjung blog Anda?
4. Studi Kasus --
Anda juga bisa menuliskan studi kasus tertentu yang secara sengaja Anda
lakukan untuk membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi pembaca blog
Anda.
5. Sumber Rujukan
-- Anda tidak perlu menulis sendiri artikel pilar, namun cukup dengan
merangkum artikel-artikel berbobot dari pelbagai sumber (tentu dengan
link-tautan) tentang suatu topik tertentu dan menampilkannya di halaman
blog Anda
Membangun blog adalah satu hal, namun apakah blog Anda kemudian mudah dicari melalui search engine adalah hal lain. Jika blog Anda tidak mudah ditemukan melalui search engine,
maka bisa dipastikan jumlah pengunjung pun akan terbatas. Harus diakui,
kanal terbesar pengunjung blog saat ini berasal dari hasil pencarian search engine (seperti Google atau Yahoo). Karena itulah pada langkah keempat ini, optimasi search engine (SEO) dan optimasi social media (SMO) adalah dua hal WAJIB yang harus Anda prioritaskan jika ingin mendulang uang dari blog Anda.
Apa itu SEO? Apa itu SMO?
Secara sederhana SEO atau search engine optimization
adalah teknik-teknik optimasi yang dilakukan untuk memaksimalkan posisi
ranking sebuah situs atau blog di mata mesin pencari. Semakin tinggi
posisi ranking sebuah blog dimata mesin pencari, misalnya Google, maka
semakin besar peluang mendapatkan traffic pengunjung dalam jumlah besar. Sementara itu, secara sederhana SMO atau social media optimization adalah strategi promosi online yang dilakukan dengan fokus mengoptimalkan tools dan platform social media (misalnya Facebook, Twitter, Digg).
Dengan
melakukan optimasi SEO dan SMO maka kini blog Anda sudah siap untuk
bersaing mendapatkan traffic pengunjung melalui mesin pencari dan
sekaligus social media.
Apakah untuk mendapatkan ratusan bahkan ribuan pengunjung blog cukup hanya dengan melakukan optimasi SEO dan SMO saja?
TIDAK!!!.
Hemat
saya, hanya melakukan optimasi SEO dan SMO saja tidak cukup. Itu baru
separuh jalan. Dengan kata lain, Anda tetap harus mempromosikan blog
Anda, mulai dari cara yang paling sederhana dan gratis (misalnya dengan
meninggalkan komentar di blog lain dengan menggunakan identitas nama
blog Anda), hingga yang paling kompleks dan berbayar (misalnya dengan
memanfaatkan jaringan iklan Google Adwords).
Semakin
bagus strategi promosi yang Anda lakukan, maka tentu semakin besar
peluang paparan blog Anda di dunia maya dan pada gilirannya semakin
banyak pula orang yang akan mengunjungi blog Anda. Hasilnya: traffic meningkat, penghasilan blog Anda pun akan meningkat.
Langkah
terakhir yang tentu harus Anda lakukan untuk mendapatkan uang dari blog
Anda adalah: memilih model monetisasi untuk blog Anda. Setelah blog
Anda memiliki jumlah pengunjung yang cukup signifikan dan stabil (berapa
jumlahnya bisa sangat relatif), maka Anda sudah bisa mulai menentukan
program apa yang akan Anda gunakan untuk membuat blog Anda bisa
menghasilkan uang secara kontinyu. Ada banyak model dan program
monetisasi yang bisa Anda pilih, mulai dari yang paling mudah (misalnya
PPC, dimana Anda tinggal meng-copy paste kode iklan di blog Anda) sampai yang membutuhkan keahlian khusus (misalnya membuka membership site).
"Kapan saya bisa mulai melakukan monetisasi blog?"
Ada
beragam pilihan. Anda bisa mulai melakukan monetisasi blog segera
setelah blog Anda selesai dibuat. Atau, Anda juga bisa memilih untuk
mulai memonetisasi blog Anda setelah jumlah pengunjung blog Anda cukup
banyak dan stabil. Pilihan ada di tangan Anda sepenuhnya. Namun, hemat
saya, akan sangat lebih aman apabila Anda terlebih dahulu melakukan ke-5
langkah diatas sebelum melakukan monetisasi untuk blog Anda.
Setelah
melakukan monetisasi, maka kini Anda sudah siap untuk menghasilkan uang
dari blog Anda. Sembari terus mengelola blog yang telah Anda bangun,
evaluasi hasil yang Anda peroleh dan lakukan tindakan-tindakan perbaikan
bilamana diperlukan.












0 komentar:
Posting Komentar