Hosting Gratis

Minggu, 12 Agustus 2012

KEMENANGAN DIBULAN RAMADHAN

hai/asaalamu alaikum wr wb. alhadulillah mamang bisa lagi menilis di blog, hari ini H-7 menuju hari "kemenangan". ya hari kemenangan bagi orang islam yang beriman, bagi orang beriman yang shaum, bagi orang shaum yang mambrur. layaknya sebuah kemenangan selalu dirayakan dengan luapan rasa gembira suka cita, tapi apakah arti "kemenangan" itu? apabila menang itu disematkan dalam suatu kompetisi/lomba maka sama saja dengan juara yang mendapatkan hadiah penghargaan, apabila disamatkan pada kemenangan dari penjajahak sama artinya dengan bebas/merdeka, tanpa dikekang suatu batasan dari orang/bangsa yang tidak berhak mengekang kita. itulah arti kemenganan yang mungkin kita pernah alami/rasakan. tapi "kemenganan" apakah yang sebenarnya diperoleh selepas menjalankan shaum selama bulan ramadhan?.


“Hai orang-orang yang beriman! diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” (Al-Baqarah: 183)

dalam alqur'an al baqarah 183 sebagai landasan/dasar/ dalilnya tentang kewajiban kita berpuasa. pertama bahwa yang dipanggil/diseru untuk shaum adalah orang yang beriman. kedua guna dari shaum itu agak orang-orang beriman yang shaum tadi menjadi bertaqwa.ketiga shaum itu sendiri sebagai media/alat/suatu perbuatan yang menghubungkan antara iman dan taqwa tersebut.dalam islam ada pengklasifikasian/ pembagian manusia yaitu muslim- muk'min-muttaqin.  
muslim artinya orang-orang islam, klasifikasi ini mudah sekali kita ketahui secara empirik. contohnya saja indonesia adalah negara dengan populasi muslim terbanyak di asia tenggara dan nomor.... didunia. jelas dengan tertulis saja di ktp dia sudah dikatakan muslim. 
muk'min artinya orang-orang beriman , orang muk'min pasti muslim, tapi muslim belum tentu muk'min. sangat jelas waktu Allah menyeru yaitu pada orang yang beriman, padahal waktu itu orang-orang yang bershahadat pada rosul digolongkan sebagai orang islam.sehingga waktu itu tidak semuanya orang islam menjalankan shaum, bisa jadi waktu itu orang yang masuk islam tidak dilandasi oleh benar-benar iman,bisa saja karena paksaan, kemunafikan, atau siasat orang kafir.dsb. 
mu'taqqin artinya orang-orang yang bertaqwa, lho kenapa tingkatan tertinggi itu tidak muk;min saja, kan dengan benar-benar orang itu beriman maka ia menjadi orang yang benar-benar menjalankan segala perintah Allah dan Rosulnya. ternyata klasifikasi muk'min itu baru sampai tataran kognisi (pikiran),sementara muttaqin itu meliputi aspek kognisi (pemikiran),afeksi (perasaan) dan motorik (perbuatan) sehingga taqwa adalah bentuk/eksistensi orang islam seutuhnya (kaffah), karena secara bahasa taqwa berasal dari Fiil (kata kerja) ittaqa- yattaqi artinya berhati-hati, waspada,takut. bertaqwa dari maksiat artinya takut terjerumus pada maksiat. sehingga orang bertaqwa adalah orang islam yang benar-benar terjaga ibadah dan perbuatannya.

setelah kita memahami arti muk'min dan mutaqqin. lalu mengapa orang-orang muk'min itu diperintahkan shaum untuk selanjutny menjadi muttaqin? secara langgung Allah hendak memasukan orang-orang yang ada dalam klasifikasi muk'min kedalam klasifikasi muttaqin. melalui apa? melalui media atau jalan shaum satu bulan full dibulan ramahdan.

setelah kita rasakan sendiri,sama diri kita selama ramadhan ini kita banyak di beri motifasi-motifasi penggugah untuk banya beribadah, ibdah-ibadah  yang tidak ada pada bulan yang biasanya, tarawihm tadarrus, shaum itu sendiri dengan buka dan shaurnya. itu adalah teknik pembelajaran dari Allah swt kepada kita untuk mencapai taqwa. tapikan bentuk-bentuk ibadah dan motifasi selain bulan ramahdan pun banyak, ya betul, tapi tidak sebanyak  bulan ramadhan ini.( malahan diskon-diskon ditoko juga tidak seheboh dibulan romadhon kan). artinya dengan waktu yang terbatas, dengan kesempatan yang sangat luarbiasa, sehingga secara langsung menggerakan kita untuk benar-benar melaksanakan segala kesempatan itu yang awalnya mungkin agak berat, tidak terbiasa, tidak menikmati, serasabeban. mulai melaksanakan tarawih sehabis isya dengan 11 rakaat atau lebih....terasa berat (jangankan 11 atau lebih sunnah saja jarang), bangun dipagi buta untuk sahur...aduh ngapain sihh meski makan jam segini ( untuk solat subuh saja banyak kelewatnya), eeh shaum disiang harinya, padahal sekarang ini musim kemarau lagi, betapa nikmatnya eskelapa muda, makan eskrim,..... tapi lambat laun- lambat laun- lambat laun walau semakin lemah tapi  menjadi terbiasa, eeh lama-lama menjadi biasa selalu menikmati. Shalat tarawih kalau tidak di ba'da isya kadang di tengah malam lebih menikmati,benar-benar kuat bangun subuh dan solat tepat waktu, terbiasa mengaji alqur'an dan lama-lama benar-benar menikmanti nikmatnya .....dan setalah benar-benar menikmati sungguh waktu itu spesial itu akan berakhir-bagaimana perasaan kita disaat kita ingin menikmati sesuatu yang belum pernah kita nikmati, dan kemudian sesuatu itu benar-benar ada tapi kemudian sesuatu kenikmatan yang baru saja ada dan kita baru merasakan sekejap, sesuatu itu hilang. perasaan penyesalan pastinya.


sungguh benar-benar rosul dan para sahabat menangis sejadi-jadinya dikala ditinggal tamu agung bulan Ramadhan! bagimana dengan kita? walahu'alam

created by :mangtaryana













Secara bahasa arab, taqwa berasal dari fi’il ittaqa-yattaqi, yang artinya berhati-hati, waspada, takut. Bertaqwa dari maksiat maksudnya waspada dan takut terjerumus dalam maksiat.se


Secara bahasa arab, taqwa berasal dari fi’il ittaqa-yattaqi, yang artinya berhati-hati, waspada, takut. Bertaqwa dari maksiat maksudnya waspada dan takut terjerumus dalam maksiat.

0 komentar:

Posting Komentar