kadang hidup itu kita lalui begitu saja tanpa ada intrupsi sedikitpun dari dirikita sendiri bahkan dari orang lain atau setidaknya orang yang paling dekat dengan kita istri atau suami kita.hidup itu berjalan seolah mengalir begitu saja. hingga suatu malam mamang ngobrol dengan istri tercinta tentang "masa depan" cieeeh ngobrol masa depan nieehhxy?.>< yaa ternyata ngobrol dengan pasangan tentang sesuatu yang serius itu ternyata tidak mudah juga ya. ada kakunya, ada bloonnya,ada perasaan ga PDnya (seperti perasaan saat kita mau menyatakan mau meminang/mengajak menikah pasangan)
ternyata setelah mamang melakukan suatu diskusi SERSAN (serius tapi santai) dengan istri disuatu malam, dibalik kamar dengan ditemani tayangan TV yang sebenarnya tidak kita perhatikan dengan benar-benar,tapi sesekali saluran tvnya mamang pindah-pindah dengan remote yang ada ditangan sebagai tanda ada jeda dan itupun tanpa sengaja, karena kita terbawa oleh obrolan yang mengharuskan kita fokus dan benar-benar berfikir tentang tema yang sedang dibahas.
obrolan itu mengalir tanpa terasa hampir 1,5 jam berlalu dari pukul 19.30-21.30 (eeh dua jam deng).
Obrolan itu dilatarbelakangi dari lamunan mamang tentang rencana masa depan mamang di tempat kerja, tentang keinginan akan sesuatu yang dicita-citakan, dan segala variabel yang menyertainya.obrolan itu berjalan dengan saling bergantian berbicara, dengan pandangan yang tidak diarahkan pada ekspresi wajah masing-masing,istri mamang berbicara dengan hanya melihat atap kamar,sementara mamang dengan pandangan mata yang tertuju pada TV.(kelihatan ga PDnya gitu lho.... padahal itu pasangan kita, haaahaaahaaa)
kadang kami saling memotong pembicaraan, kadang kami saling bersabar mendengarkan pemikiran masing-masing, meningggikan intonasi, melambatkan kata, bahkan kami sampai terbawa emosi haru-sedih dari obrolan tersebut (sampai bisa segitunya coy).hingga ada ending dari obrolan terebut dengan suatu kesimpulan yang memiliki arti dan nilai, dan diiringi rasa lelah yang menghampiri. dan itulah PLOT akhir dari cerita suatu hari.
Mamang tidak membicarakan konten dari apa yang dibicarakan, tapi lebih mengarah pada peristiwa itu sendiri. sebuah peristiwa diskusi sepasang suami istri, yang dimana peristiwa ini bisajadi sebuah peristiwa langka yang terjadi dalam sebuah keluarga. tidak adanya ruanglah, waktulah, problematika hiduplah, dsb yang menyebabkan hal itu jarang kita lakukan. mungkin karena suami pulang larut malam, kelelahan, beda bidang kegiatan,setiap pasangan saling berasumsi pasagannya tidak akan mengerti, merasa saling memahami (padahal saling tidak mau tahu dunianya masing-masing),merasa tidak ada masalah.... tapi anehnya pas pasangan itu diskusi dengan tema "tentang aib orang" eehh kadang kompak-nyambung bhooo, entah itu bicara tentang atasan dikantorlah, disekolah, sodara yang..., tetangga yang...,dsb.
Memang harus kita akui sebuah diskusi yang membangun sebagai modal sebuah keluarga membentu keluarga sakinah, mawadah, warrahmah jarang kita lakukan bahkan tidak pernah kita lalukan. padahal kalau kita ingat nabi ketika diangkat menjadi Nabi waktu pertama kali orang yang diaja diskusi (bertukar pikiran) adalah siti Khodijah (istrinya) yang dimana dari diskusi itu menjadi penguat nabi untuk mendakwahkan/ menegakan risalah suci itu.Allahu Akbar.
bahwa diskusi dengan pasangan adalah sesuatu yang lucu, coba saja!,
bahwa diskusi dengan pasangan itu sesuatu yang tidak mudah untuk diawali,tidak sekedar berkata dan mendengar tapi saling memahami.
bahwa saling memahami lewat diskusi bisa memengkas waktu yang panjang untuk saling memahami dengan metode konfensional (mangalir apaadanya).
demikian artikel mamang ini buat dengan sebenar-benarnya buatan mamang. segala kebenaran berasal dari Allah yang Maha pemberi petunjuk, dan segala kesalaahan berasal dari mamang sendiri,karena manusia adalah tempatnya kebodohan dan kekhilafan serta kesombongan.
created by : mangtaryana












0 komentar:
Posting Komentar